Bahas Tentang Film Disney Mulan, Kenapa Banyak Menimbulkan Kontroversi?

 


Untuk kamu yang tidak pernah tonton real life action dari Mulan, artikel ini akan berisi SPOILER ALERT!

Keuntungan Bermain Slot Daring

Ok first of all, saya berasa sedikit ‘tertipu' sebab menduga rilis film Mulan akan selekasnya dapat di nikmati di Disney+ sesudah subscribe. Tetapi rupanya, film Mulan baru dapat di nikmati dengan gratis mulai tanggal 4 Desember! Jika ingin tonton saat ini, kamu harus bayar penambahan $30 untuk melihat untuk add-ons. Nah untuk pencinta film kartun Disney dari kecil, ada unsur kekesalan yang saya alami saat usai melihat real life action dari Mulan. Rupanya, tidak hanya saya saja yang merasakan! Mengapa saya dapat katakan saya cukup sedih? Berikut sejumlah faktanya!


Jika kamu sempat melihat cartoon version dari Mulan, tentu tahu dong 2 ciri-ciri penting yang tetap temani Mulan: Cri-Kee sang jangkrik ungu serta Mushu sang naga pelindung! Di real life action-nya, kamu tidak akan mendapatkan ke-2 ciri-ciri lucu ini. Tetapi, ada ciri-ciri penambahan yang namanya Cricket yang bermain untuk salah satunya Imperial Warrior, dan burung phoenix yang berperanan untuk pelindung Mulan. Beberapa adegan yang menyertakan ke-2 ciri-ciri ini dihapus atau ditukar jalan ceritanya. Tetapi menurut saya, sehubungan peranan ke-2 ciri-ciri ini cukup relevan, ceritanya jadi tidak seseru narasi kartun aslinya!


Serta, tidak hanya Cri-Kee serta Mushu, ciri-ciri Li-Shang yang berperanan untuk jenderal perang, sekaligus juga cowok yang pada akhirnya punyai jalinan asmara dengan Mulan! Tetapi, ciri-ciri Li-Shang selanjutnya diganti oleh ciri-ciri HongHui, yang berperanan untuk rekanan prajurit Mulan. I can sense a great chemistry di antara Mulan serta HongHui di film ini. Tetapi menurut saya, penggambaran Li-Shang di kartun untuk protagonis, semakin lebih gagah dibandingkan HongHui. Meskipun ada rumor tokoh Li-Shang dihapus untuk hindari pesan LGBTQ!


This is not expected from Disney, tetapi sehubungan live-action paling akhir dari Disney ialah Lion King yang menurut saya seperti National Geographic karena sangat real-nya, entahlah mengapa koreksi di Mulan tidak sebaik itu! Ada banyak adegan yang begitu terlihat fake. Jika dibanding dengan film Disney yang lain yang setengah real life serta setengah animasi, seperti Beauty and the Beast serta Cinderella masih tetap kalah jauh! Tetapi back again, ini pendapat saya pribadi untuk pemirsa ya! Jika sangkut-paut dibalik produksinya saya tidak demikian memahami!


Tahu kan yang memperbedakan film Disney dengan film yang lain ialah lagu-lagunya? Nah, lain dengan real life action Disney yang lain yang menyanyikan lagu-lagu classic film aslinya, di film Mulan benar-benar tidak ada adegan nyanyi! Soundtrack-nya yang populer ‘Reflection' cuma dimainkan untuk latar belakang song, dan untuk lagu penutup dibagian credits diakhir. Sayang sekali ya. Walau sebenarnya sisi nyanyiannya ialah sisi yang sangat saya tunggu-tunggu! Menurut saya, sebab tidak ada lagu-lagu yang dahulu dinyanyikan di versus kartun, sensasi nostalgia yang saya harap dari film real-life Disney benar-benar tidak kerasa.


Tidak hanya menyusutnya pemain, ada peranan penambahan di real-life action Mulan yang tidak berada di kartun aslinya. Ciri-ciri baru ini namanya Xianniang yang dimainkan oleh artis namanya Gong Li. Xianniang ialah ciri-ciri penyihir yang bela villain penting, Bori Khan, dalam merampas Emperor Dynasty. Ada banyak adegan yang memperlihatkan peperangan head to head di antara Mulan dengan Xianniang. Tetapi menurut saya, pembangunan ciri-ciri dengan cara emosional kurang terjaga dalam film ini. Jadi menurut saya kalaulah ciri-ciri ini tidak ditambah lagi ke film Mulan, tidak permasalahan tuch!


Aside from the scenes, film ini memunculkan pro-kontra, terutamanya di sejumlah daerah China yang disangka tempat masalah pelanggaran hak asasi manusia serius. Disamping itu, film ini diboikot sebab pemeran intinya memberikan dukungan aksi keras pemerintah Cina pada demonstran di Hong Kong. Walaupun dari faksi Disney belumlah ada tanggapan ditambah lanjut tentang beberapa hujatan yang ada, sich.


Meskipun terdapat beberapa hal yang buat saya kurang sreg sama real life action Mulan ini, saya masih berkaca-kaca kok saat melihat tiap adegannya. Khususnya saat kepribadian dari narasi Mulan ialah derajat wanita yang dengan cara tidak sadar tetap direndahkan oleh golongan pria, atau serta golongan perempuannya sendiri. Film Mulan mengajari jika wanita tidak hanya dipandang berdasar performa, kekuatannya kerja di dalam rumah, atau keanggunannya saja. Tetapi wanita perlu dihargai akan kepandaian serta keberaniannya!


So, berikut beberapa fakta saya kurang sreg sama film Mulan. Tetapi, tidak sedikit yang menyukai sama film ini kok! Bagaimana menurut kamu? Sudahkan tonton film Mulan yang paling baru? Apa opini kalian? Sharing di komentar ya!


Postingan populer dari blog ini

10 Tips Psikologis Cara Meluluhkan Hati Wanita

Tips Traveling untuk Wanita Berhijab Anti Ribet. Bikin Liburan Jadi Makin Seru dan Menyenangkan!

5 Minuman Ini Bisa Membantu Mencegah Flu Saat Pandemi!